konsep aqiqah sederhana yang penuh keberkahan
Juni 15, 2026 Oleh Anthony Howard Off

Tak Buat Acara Besar, Al Ghazali dan Alyssa Daguise Pilih Aqiqah Sederhana untuk Baby Soleil, Bisa Jadi Inspirasi Keluarga Muda

Aqiqah sederhana yang dipilih oleh pasangan selebritas Al Ghazali dan Alyssa Daguise tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan keluarga muda Indonesia. Kehadiran buah hati mereka, Soleil Zephora Ghazali, membawa kebahagiaan tersendiri sekaligus inspirasi baru. Keputusan pasangan muda ini untuk menggelar aqiqah tanpa pesta mewah mendapat banyak respons positif dari masyarakat. Pilihan tersebut justru dianggap sebagai contoh bahwa ibadah ini tidak harus identik dengan kemewahan atau seremoni besar yang memberatkan.

1. Mengapa Aqiqah Sederhana Semakin Diminati

Di tengah tren perayaan keluarga yang semakin megah, keputusan Al Ghazali dan Alyssa Daguise terasa cukup berbeda dan menyegarkan. Banyak pasangan muda saat ini sering merasa tertekan untuk menyelenggarakan acara besar demi memenuhi ekspektasi lingkungan sekitar. Padahal, tidak semua keluarga memiliki kondisi finansial yang sama. Melalui pilihan mereka, konsep aqiqah sederhana seolah menunjukkan bahwa inti ibadah bukan terletak pada dekorasi mewah atau jumlah tamu yang banyak. Melainkan pada rasa syukur kepada Allah SWT atas amanah berupa kehadiran seorang anak.

2. Esensi Aqiqah Sederhana dalam Pandangan Syariat

Dalam Islam, ibadah ini merupakan sunnah muakkadah yang dianjurkan bagi orang tua yang mampu. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ahmad). Hadis tersebut menjelaskan inti pelaksanaan ibadah tanpa mewajibkan adanya pesta besar. Selama penyembelihan dilakukan sesuai syariat dan niatnya sebagai bentuk ibadah, aqiqah sederhana tetap sah dilaksanakan dan bernilai mulia.

Baca juga:perbedaan paket aqiqah

3. Alasan Keluarga Muda Memilih Aqiqah Sederhana

Fenomena ini sebenarnya mulai banyak ditemukan di berbagai kalangan masyarakat. Beberapa alasannya antara lain fokus pada esensi ibadah yang mengutamakan nilai syukur dibanding kemeriahan acara. Selain itu, menyesuaikan kondisi keuangan juga menjadi pertimbangan penting karena biaya kelahiran dan kebutuhan bayi perlu diperhatikan. Konsep aqiqah sederhana juga mengurangi kerepotan sehingga orang tua dapat lebih fokus menikmati momen bersama buah hati. Acara yang lebih intim hanya melibatkan keluarga terdekat dan orang-orang yang benar-benar dekat secara emosional.

4. Inspirasi Aqiqah Sederhana bagi Keluarga Muda

Keputusan Al dan Alyssa mungkin dapat menjadi pengingat bahwa setiap keluarga memiliki cara masing-masing dalam merayakan kebahagiaan. Tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain atau mengikuti tren yang sedang populer. Yang terpenting adalah menjalankan sunnah sesuai kemampuan, menjaga niat tetap lurus, menghindari pemborosan, dan tetap berbagi kepada sesama. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 286 bahwa Dia tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya. Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa Islam selalu memberikan kemudahan bagi umatnya.

5. Berbagi dalam Konsep Aqiqah Sederhana

Tidak membuat pesta besar bukan berarti menghilangkan nilai berbagi yang menjadi inti ibadah. Banyak keluarga memilih membagikan olahan makanan kepada tetangga, mengirim makanan kepada kerabat, hingga berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Melibatkan orang-orang terdekat secara sederhana juga tetap bisa dilakukan. Nilai kebersamaan dan kepedulian tetap dapat diwujudkan tanpa harus mengundang ratusan tamu. Inilah keindahan dari aqiqah sederhana yang tetap membawa keberkahan bagi banyak orang di sekitar keluarga.

6. Menghadapi Tekanan Sosial dalam Aqiqah Sederhana

Salah satu tantangan terbesar keluarga muda saat ini adalah tekanan sosial dari lingkungan. Tidak sedikit yang merasa harus menyelenggarakan acara besar karena takut dianggap kurang oleh kerabat atau tetangga. Padahal, kebahagiaan keluarga tidak diukur dari besarnya pesta yang diselenggarakan. Memaksakan diri demi gengsi justru berpotensi menimbulkan beban finansial yang tidak perlu dan berkepanjangan. Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), pelaksanaan ibadah harus memperhatikan kemampuan umat agar tidak memberatkan diri sendiri.

7. Pelajaran dari Pasangan Selebritas

Terlepas dari status mereka sebagai publik figur, keputusan pasangan ini mengandung pesan sederhana namun bermakna mendalam. Bahwa kesederhanaan bukanlah kekurangan yang perlu disembunyikan. Bahwa rasa syukur tidak selalu harus ditunjukkan melalui kemewahan yang berlebihan. Dan bahwa menjalankan sunnah sesuai kemampuan adalah sesuatu yang patut dihargai oleh semua kalangan. Bahkan, pilihan mereka mendapat apresiasi dari banyak warganet yang menilai langkah tersebut lebih dekat dengan esensi ibadah yang sesungguhnya.

Ketika Ketulusan Menjadi Ukuran Utama Ibadah

Aqiqah sederhana ala Al Ghazali dan Alyssa Daguise untuk Baby Soleil menjadi pengingat bahwa ibadah tidak perlu dipersulit oleh tuntutan sosial maupun keinginan untuk tampil sempurna di hadapan orang lain. Bagi keluarga muda, keputusan ini dapat menjadi inspirasi untuk lebih bijak mengelola keuangan tanpa mengurangi makna rasa syukur atas kelahiran buah hati.

Karena pada akhirnya, yang paling penting bukanlah seberapa meriah acara yang diselenggarakan. Melainkan ketulusan hati dalam menjalankan sunnah, doa yang dipanjatkan untuk anak, serta harapan agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang saleh, sehat, dan membawa keberkahan bagi keluarga. Menerapkan tips memilih jasa aqiqah yang tepat akan memastikan momen berharga ini berjalan penuh keberkahan dan sesuai tuntunan agama tanpa harus membebani kondisi finansial keluarga.