hewan aqiqah jantan betina yang sehat
Juni 10, 2026 Oleh Anthony Howard Off

Mitos vs Fakta Kambing Aqiqah Harus Jantan & Gak Boleh Putih? Begini Penjelasan Ilmiah

Hewan aqiqah jantan betina menjadi pertanyaan yang sering diajukan calon orang tua sebelum melaksanakan ibadah syukuran kelahiran. Banyak mitos turun-temurun yang membuat mereka bingung, terutama anggapan bahwa hanya hewan jantan yang sah dan hewan berwarna putih tidak boleh digunakan. Perbedaan antara aqiqah dan kurban juga sering menjadi sumber kesalahpahaman di masyarakat. Artikel ini akan mengulas secara komprehensif mengenai hewan aqiqah jantan betina berdasarkan landasan syariat Islam dan pandangan ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

1. Konsep Dasar Hewan Aqiqah Jantan Betina

Aqiqah adalah bentuk syukur dan kepedulian sosial yang diajarkan dalam Islam. Tradisi ini menyatukan nilai-nilai spiritual dengan kearifan lokal di berbagai daerah. Pemilihan hewan aqiqah jantan betina yang tepat akan memberikan ketenangan batin bagi orang tua dalam menjalankan sunnah Nabi. Berbeda dengan kurban yang memiliki aturan spesifik mengenai jenis kelamin, aqiqah lebih menekankan pada aspek kehalalan dan kesehatan hewan yang disembelih untuk dibagikan kepada masyarakat.

2. Mitos Seputar Hewan Aqiqah Jantan Betina

Banyak yang meyakini bahwa hewan aqiqah haruslah jantan. Keyakinan ini seringkali muncul karena analogi dengan ibadah kurban yang umumnya lebih utama menggunakan hewan jantan. Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya benar secara hukum Islam. Selain itu, terdapat mitos lain yang menyatakan bahwa hewan dengan warna tertentu, seperti putih atau hitam, memiliki pantangan khusus. Mitos-mitos ini sering kali bersumber dari kebiasaan adat setempat yang kemudian dianggap sebagai aturan baku dalam agama.

3. Hukum Syariat Hewan Aqiqah Jantan Betina

Dalam syariat Islam, baik hewan jantan maupun betina sama-sama sah digunakan untuk aqiqah. Sebagian besar ulama dari mazhab Syafi’i dan Hambali menyatakan bahwa tidak ada perbedaan hukum antara keduanya. Secara hukum, hewan aqiqah jantan betina tidak memiliki kewajiban mutlak untuk menggunakan hewan jantan. Para ulama hanya menyarankan untuk memilih hewan yang memiliki daging lebih banyak dan kualitas lebih baik sebagai bentuk memberikan yang terbaik dalam ibadah, namun ini bukan syarat sah.

Baca juga: harga paket aqiqah keluarga

4. Mitos Warna Putih pada Hewan Aqiqah Jantan Betina

Mitos lainnya adalah larangan menggunakan hewan aqiqah yang berwarna putih. Anggapan ini tidak memiliki landasan dalil yang kuat dari sumber otoritatif. Baik dalam Al-Qur’an maupun hadis, tidak ditemukan aturan yang melarang hewan aqiqah berwarna putih, baik untuk hewan jantan maupun betina. Warna bulu hewan sama sekali tidak memengaruhi keabsahan ibadah. Larangan ini murni berasal dari kepercayaan lokal yang tidak memiliki dasar hukum dalam fikih Islam.

5. Syarat Utama Hewan Aqiqah Jantan Betina

Yang terpenting adalah hewan tersebut dalam kondisi sehat, cukup umur, serta tidak memiliki cacat yang mengurangi kualitasnya. Dengan kata lain, hewan aqiqah jantan betina boleh berwarna apa saja, asalkan memenuhi standar syariat. Aspek kesehatan dan kehalalan jauh lebih diutamakan daripada penampilan fisik atau jenis kelamin. Hewan harus memiliki mata yang jernih, tidak pincang, tidak terlalu kurus, dan sudah mencapai usia minimal yang ditentukan oleh agama.

6. Pandangan Ulama tentang Hewan Aqiqah Jantan Betina

Para ulama kontemporer menekankan bahwa syarat utama adalah kesehatan dan bebas dari cacat. Jenis kelamin bukanlah faktor penentu keabsahan ibadah ini. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa aspek kesempurnaan lebih diutamakan daripada jenis kelamin hewan yang disembelih. Fatwa-fatwa modern juga mendukung pandangan bahwa kemudahan dalam beribadah harus diutamakan, sehingga orang tua tidak perlu membebani diri dengan mencari jenis kelamin atau warna tertentu yang sulit ditemukan di pasaran.

7. Pesan Penting Hewan Aqiqah Jantan Betina

Halangan finansial bukan penghalang, karena ada kelonggaran waktu pelaksanaan di hari ke-14 atau ke-21. Memilih tips memilih jasa aqiqah yang tepat akan membantu orang tua mendapatkan hewan yang sesuai syariat. Jangan biarkan mitos yang tidak berdasar menghalangi niat baik Anda dalam beribadah. Pemahaman yang benar tentang hewan aqiqah jantan betina akan membuat pelaksanaan ibadah lebih tenang dan sesuai tuntunan agama.

Pemahaman yang mendalam mengenai aturan aqiqah sangat penting bagi setiap muslim. Dengan mengetahui bahwa hewan aqiqah jantan betina sama-sama diperbolehkan, masyarakat dapat lebih mudah melaksanakan ibadah ini tanpa rasa ragu. Aqiqah pada dasarnya adalah momen kebahagiaan yang harus disyukuri. Jangan sampai keraguan akibat mitos yang tidak jelas membuat ibadah ini tertunda atau bahkan ditinggalkan. Semoga penjelasan ini memberikan ketenangan dan keyakinan dalam beribadah serta menjalankan sunnah Nabi dengan cara yang benar.